Hikmah Ramadhan 

March 13, 2026

Hikmah Ramadhan

SAM’UN AL-GHOZI

Oleh : _Ibnu Hajar Mahbub_

Diriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa RosuluLLOH bersabda : _*”Diperlihatkan kepadaku hari akhir ketika semua manusia dikumpulkan di Padang Mahsyar. Semua Nabi dan Rasul berkumpul bersama umatnya masing-masing kemudian masuk ke surga. Ada salah seorang nabi dengan membawa pedang, tidak memiliki pengikut satupun, masuk ke dalam surga. Dia adalah Sam’un AL-GHOZI”*_

Sam’un alias Samson alias Simson dalam bahasa ibrani merupakan salah seorang Nabi dalam ajaran agama Islam yang dikenal dengan nama Syam’un Al-Ghozi (Sam’un Ahli Perang).

Beliau adalah orang yang memiliki kekuatan super luar biasa dan tak terkalahkan. الله memberikan mukjizat kepada Sam’un yang bisa melunakkan besi, memutus rantai yang besar serta merobohkan istana.

Sam’un berasal dari Palestina tepatnya Ghaza atau Gaza. Beliau diutus berdakwah untuk kaum Bani Israil di tanah Romawi. Sam’un memiliki sebuah senjata mirip pedang yang terbuat dari rahang unta bernama _Liha Jamal_.

Konon, hanya dengan pedang tersebut, Sam’un telah membunuh ribuan kaum kafir yang menentang ajarannya. Ketika Sam’un haus, pedang itu dapat mengeluarkan air. Dan ketika beliau lapar, pedang itu bisa menumbuhkan daging.

Pada masa itu paganisme tumbuh begitu subur di kalangan Bani Israil. Semua orang menjadi penyembah berhala dan hanya mementingkan harta benda. Maka diutuslah Sam’un untuk menyampaikan risalah الله dengan penuh ketakwaan.

Dalam cerita nabi-nabi, Sam’un telah melaksanakan ibadah puasa di siang hari dan salat malam selama lebih kurang 1.000 bulan tanpa terputus.

Setelah mendengar kisah Sam’un Al Ghaszi, para sahabat RosuluLLOH yang terharu dan meneteskan air mata dan ingin ibadahnya seperti Sam’un.

Lalu bertanyalah sahabat kepada RasuluLLOH :

_*”Wahai Rasulullah betapa besar ganjaran yang diterima Sam’un Al Ghozi, beliau memberantas kebatilan selama seribu bulan. Malamya beliau beribadah dan siangnya berpuasa serta berjihad. Sedangkan kami yang lemah ini dan usianya pendek tidak mampu melakukan ibadah itu”*_

RosuluLLOH kemudian terdiam sejenak. Disaat itulah turun wahyu dari الله surat Al-Qadr ayat 1-5 sebagai berikut:

اِنَّاۤ اَنۡزَلۡنٰهُ فِىۡ لَيۡلَةِ الۡقَدۡر

“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya Al-Qur’an pada malam qadar”

وَمَاۤ اَدۡرٰٮكَ مَا لَيۡلَةُ الۡقَدۡرِؕ

“Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu?”

لَيۡلَةُ الۡقَدۡرِ  ۙ خَيۡرٌ مِّنۡ اَلۡفِ شَهۡرٍؕ

“Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan”

تَنَزَّلُ الۡمَلٰٓٮِٕكَةُ وَالرُّوۡحُ فِيۡهَا بِاِذۡنِ رَبِّهِمۡ‌ۚ مِّنۡ كُلِّ اَمۡرٍ

“Pada malam itu turun para malaikat dan ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan”

سَلٰمٌ هِىَ حَتّٰى مَطۡلَعِ الۡفَجۡرِ
“Sejahterahlah malam itu hingga terbit fajar”

Rasulullah kemudian bersabda, _*”Burulah Malam Lailatul Qadar ini, kalian hanya mengamalkan satu malam dan mendapatkan Malam Lailatul Qadar itu, maka kamu akan mendapatkan lebih baik daripada beribadah seribu bulan seperti Nabi Sam’un Al Ghozi AS”*_

Tidak ada yang tahu kapan Malam Lailatul Qqadar itu hadir. Malam dimana cahaya surga menerangi bumi, malam dimana Tuhan menyeka air mata dan dosa-dosa manusia.

Beberapa pendapat ulama menganjurkan kepada kita untuk memperbanyak ibadah di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan untuk mendapatkan Malam Lailatul Qodr.

والله اعلم بالصواب

Pondok Aren
Jumat, 13 Maret 2026
23 Ramadhan 1447 H

Pembangunan Papua Harus Adil

PEMBANGUNAN PAPUA Harus ADIL Wanam, Merauke, dan Grand Strategy Kedaulatan Nasional Swasembada Pangan, Energi, Keuangan,