INILAH MODAL PARTAI MASYUMI
Para Pengurus dan Kader Partai Masyumi yang saya banggakan,
Kita hidup di masa yang penuh tantangan.
Dalam kondisi seperti ini mudah timbul keraguan: apakah kita cukup kuat menghadapi kompetisi politik, apakah sumber daya kita memadai, apakah upaya kita akan membuahkan hasil?? Ini pertanyaan2 yg selalu muncul.
Hari ini saya ingin menegaskan dan mengingatkan satu hal penting: modal terbesar yang kita miliki bukanlah uang, melainkan keyakinan — keyakinan kepada Allah dan komitmen pada nilai-nilai Tauhid yang menjadi ruh perjuangan kita.
Pertama, modal spiritual kita: Tauhid. Keyakinan pada Allah memberi kita arah, keteguhan, dan keberanian untuk bertindak sesuai kebenaran, bukan sebatas perhitungan praktis duniawi.
Ketika niat kita lurus dan tujuan kita mengabdi untuk kemaslahatan umat, maka kerja kita mendapat barakah — dan barakah itu tak tergantikan oleh modal finansial mana pun.
Kedua, modal ideologi: Masyumi memiliki fondasi gagasan yang kuat. Ide-ide kita tentang keadilan sosial, pemerintahan yang berintegritas, dan peran Islam dalam kehidupan berbangsa merupakan modal politik yang relevan dan dibutuhkan masyarakat.
Ideologi yang jelas memudahkan kita merumuskan kebijakan, menyampaikan pesan, dan memenangkan dukungan rakyat yang haus akan kepemimpinan berprinsip.
Ketiga, modal sejarah dan figur teladan. Sejarah Masyumi dipenuhi tokoh-tokoh berintegritas yang menjadi contoh pengabdian dan kepemimpinan beretika.
Warisan itu adalah bukti bahwa kita mampu berkontribusi bagi bangsa secara bertanggung jawab.
Menghidupkan kembali nilai-nilai para pendahulu memberi legitimasi dan kekuatan moral pada langkah kita hari ini.
Keempat, modal sosial: jaringan ormas Islam besar yang pernah mendirikan Masyumi adalah aset sosial yang nyata.
Hubungan historis dan kultural dengan organisasi masyarakat memberi kita akses ke basis masa, sumber tenaga relawan, serta legitimasi di kalangan umat. Jika dikelola dengan baik, jaringan ini dapat menjadi kekuatan organisasional dan komunikasi yang efektif.
Kelima, transformasi modal menjadi kekuatan nyata: organisasi dan SDM.
Modal spiritual, ideologi, sejarah, dan sosial tidak akan efektif tanpa mekanisme organisasi yang kuat dan sumber daya manusia yang terlatih.
Sekaranglah saatnya membangun struktur partai yang rapi, pengelolaan yg transparan, dan profesional: tata kelola yang jelas, pengambilan keputusan yang efektif, serta sistem kaderisasi berjenjang.
Kita perlu program pelatihan, pembinaan kader, dan penempatan orang sesuai kapasitasnya agar potensi itu teraktualisasi.
Jika semua modal di atas kita kelola dengan baik maka saya meyakini modal finansial akan menjadi mudah untuk kita dapati. Sy meyakini banyak sekali orang yg akan menitipkan rezekinya untuk perjuangan Islam dan kebangsaan tapi pertanyaannya kepada siapa rezeki itu akan dititipkan? Mereka belum memiliki keyakinan ada Partai yang baik dan amanah…dan itulah tugas kita mewujudkannya.
Semoga Allah memberkahi setiap usaha kita.
Cakung, 31 Agustus 2026
Samsudin Dayan
Sekjen Partai Masyumi
Disampaikan jg dalam rapat zoom DPP dengan DPW dan DPD se Jawa Barat, 30 Agust 202

