Zionisme, Musuh Abadi Umat Islam (5)

April 6, 2026

ZIONISME, MUSUH ABADI UMAT ISLAM (5)

Abdullah Hehamahua

Masyarakat awam heran, mengapa dalam situasi genjatan senjata, Israel tega membunuh 700 warga sipil di Gaza.

Namun, bagi mereka yang biasa membaca Qur’an, tidak akan heran menyaksikan kejahatan Israel tersebut. Sebab, penyebutan Bani Israel (keturunan nabi Ya’cub) dalam Qur’an sebanyak 42 kali. Penyebutan khusus golongan Yahudi dalam Qur’an sebanyak 22 kali dalam 21 ayat.

Kecaman Qur’an terhadap kejahatan golongan Yahudi paling banyak, mengalahkan kaum-kaum lain. Bahkan kejahatan mereka melampaui Fir’aun.

Kecaman Qur’an terhadap Israel dijumpai dalam surah-surah Madaniah seperti: Al Baqarah, Ali Imran, An Nissa’ dan Al Maidah. Salah satunya dapat dilihat dalam ayat berikut:

“Wahai Bani Israil, Ingatlah nikmat-Ku yang telah Aku berikan kepadamu. Dan penuhilah janjimu kepada-Ku, niscaya Aku penuhi janji-Ku kepadamu, dan takutlah kepada-Ku saja. Dan berimanlah kalian kepada apa (Al-Qur`an) yang telah Aku turunkan, yang membenarkan apa (Taurat) yang ada pada kalian, dan janganlah kalian menjadi orang yang pertama kafir kepadanya. Janganlah kalian jual ayat-ayat-Ku dengan harga yang murah, dan bertakwalah hanya kepada-Ku.

Dan janganlah kalian campuradukkan kebenaran dengan kebatilan dan (janganlah) kalian sembunyikan kebenaran, sedangkan kalian mengetahuinya” (QS Al Baqarah: 42).

Taktik Kotor Zionisme

Tujuan Zionisme internasional adalah terbentuknya negara Israel Raya. Tujuan tersebut dicapai melalui strategi, hancurnya umat Islam sedunia.

Tujuan dan strategi tersebut dicapai melalui taktik berupa kerjasama dengan siapa saja. Mereka tidak peduli perbedaan suku, bangsa, negara, bahkan agama.

Bagi Zionis, yang penting, umat Islam bisa dihancurkan, minimal dapat dikendalikan.

Negara-negara Arab yang sekarang menyediakan fasilitas bagi pangkalan militer AS, merupakan salah satu bukti keberhasilan taktik dan strategi Zionisme internasional tersebut. Bahkan, pimpinan ormas Islam besar di Indonesia, universitas terkenal (Jakarta) serta DKM Istiqlal mengundang tokoh Israel menjadi narasumber dalam kegiatan intern mereka.

Taktik Kolaborasi Zionis

AS ketika menghadapi Uni Soviet di Afghanistan, bekerja sama dengan Osamah dan Mujahidin di negeri tersebut. Namun, setelah Uni Soviet dihalau dari Afghanistan, AS tidak serahkan kepemimpinan negara ke pimpinan Mujahidin. AS justru melantik lawan politik Mujahidin yang ada di Perancis.

AS bekerjasama dengan Irak melawan Iran. Namun, setelah Iran dikucilkan dari dunia internasional, AS mengintervensi Iraq. Bahkan, presidennya, Sadam Husein dijatuhi hukuman mati.

Hal serupa dilakukan terhadap Suriah. AS dan Israel, menurut pernyataan Hillary Clinton di Kongres Amerika, kedua negara ini membentuk organisasi khusus, ISIS yang konon akan membentuk Suriah sebagai negara Islam. Rupanya, AS dan Israel dengan alasan menghabisi ISIS tapi sebenarnya, target mereka adalah menguasai Suriah. Hal tersebut juga dibuktikan dengan ditemuinya senjata produk AS dan Israel di gudang senjata ISIS.

Hal serupa dilakukan terhadap Libia di mana presidennya, Muamar Ghadafi dibunuh. Wajar jika AS dan Israel berkolaborasi dengan beberapa pejabat PBB agar bisa menggunakan bom nuklir dalam menaklukan Iran.

Politik Adu Domba Zionis

Eksistensi zionisme di Indonesia berjalan secara super canggih. Ia bisa berupa adu domba antar ormas, sesama psrtai Islam, bahkan konfrontasi halus di sntara sesama menteri. Tragisnya, adu domba pun berlaku terhadap prediden, wakil presiden, dan rakyat.

Simpulannya, jika kita mau kalahkan zionisme internasional, mulai besok, jangan belanja di mall, supermarket, indomart, dan alfamaret. Belanjalah di pasar tradidional.

Simpanan yang ada di bank convensional, dikonversi ke logam mulia kemudian disimpan di bank syariah. Oh ya, satu hal lagi, mulai besok, jangan lagi merokok. (Depok, 5 April 2026).

Islam Dan Indonesia Bersatu Tak Bisa Di Kalahkan (Bagian 1)

𝗜𝗦𝗟𝗔𝗠 𝗗𝗔𝗡 𝗜𝗡𝗗𝗢𝗡𝗘𝗦𝗜𝗔 𝗕𝗘𝗥𝗦𝗔𝗧𝗨 𝗧𝗔𝗞 𝗕𝗜𝗦𝗔 𝗗𝗜𝗞𝗔𝗟𝗔𝗛𝗞𝗔𝗡 ? (bagian 1) 𝗔𝗛𝗠𝗔𝗗 𝗠𝗨𝗥𝗝𝗢𝗞𝗢 𝗪𝗮𝗸𝗲𝘁𝘂𝗺 𝗞𝗼𝗺𝗽𝗮𝗿𝘁𝗲𝗺𝗲𝗻 𝗣𝗲𝗻𝗱𝗶𝗱𝗶𝗸𝗮𝗻,