Zionisme,Musuh Abadi Umat Islam (1)

April 1, 2026

ZIONISME, MUSUH ABADI UMAT ISLAM (1)

Abdullah Hehamahua

Hari ini, 1 April 2026, 31 hari pasca serangan militer AS dan Israel ke Iran. Serangan udara dan rudal kedua negara syaitan tersebut menyasar pangkalan militer, fasilitas pertahanan, dan struktur kepemimpinan Iran.

Palang Merah Iran melaporkan, dalam serangan tersebut, 201 orang meninggal dan 747 luka2.

Tragisnya, pasukan syaitan tersebut juga mengebom SD perempuan di Minab, Teheran dan Ghandi Hospital. Ratusan orang yang meninggal dan luka-luka.

Pertanyaan orang awam, mengapa tetiba AS dan Israel menyerang Iran secara militer.? Padahal, sudah puluhan tahun mereka memboikot negeri asal sahabat, Salman Al Farizi tersebut.

Artikel ini secara berseri akan mengkomunikasikan apa, siapa, dan niat jahat dari Zionisme internasional.

Asal Lahirnya Zionisme

Zionisme berasal dari kata Zion, nama bukit di Yerusalem.
Seorang pemuda Yahudi yang taat agamanya, Uzair, beruzlah dari kampungnya dan bersemedi di bukit Zion ini. Sebab, penguasa saat itu, Nebudkadnezar II, Raja Babilonia, sangat zalim. Banyak orang Yahudi yang dibunuh dan diusir dari Palestina.

Uzair ditidurkan oleh Allaah SWT selama 100 tahun kemudian dibangunkan kembali sebagai pelajaran bagi Uzair dan manusia umumnya mengenai kekuasaan Allaah SWT.

Proses inilah yang oleh bangsa Yahudi, Uzair dianggap sebagai anak tuhan. Kesalahan yang sama dilakukan umat Nasrani yang mengimani Isa sebagai anak tuhan
karena tidak memiliki ayah.

Padahal, bagi Allaah, jika mau menciptakan sesuatu, cukup mengatakan, “jadilah” maka jadilah sesuatu itu. Allaah SWT berfirman:

“(Allah) Pencipta langit dan bumi. Apabila Dia hendak menetapkan sesuatu, Dia hanya berkata kepadanya, “Jadilah!” Maka, jadilah sesuatu itu.” (QS Al Baqarah: 117).

Al Qur’an pun meluruskan kesalahan aqidah umat Yahudi dan Nasrani yang mengsnggap Uzair dan Isa sebagai anak tuhan. Allaah SWT berfirman:

“Orang-orang Yahudi berkata, “Uzair putra Allah,” dan orang-orang Nasrani berkata, “Al-Masih putra Allah.” Itulah ucapan yang keluar dari mulut mereka. Mereka meniru ucapan orang-orang kafir yang terdahulu. Allah melaknat mereka; bagaimana mereka sampai berpaling?”(QS At Taubah: 30).

Penyembahan terhadap Uzair itulah yang kemudian melahirkan ideologi zionisme. Padahal, Allaah SWT menjelaskan status Uzair sebagai seorang hamba yang saleh. Allaah SWT berfirman:

“Lalu Allah mematikannya (orang itu) selama seratus tahun, kemudian membangkitkannya (menghidupkannya) kembali. Dan (Allah) bertanya, “Berapa lama engkau tinggal (di sini)?” Dia (orang itu) menjawab, “Aku tinggal (di sini) sehari atau setengah hari.” Allah berfirman, “Tidak! Engkau telah tinggal seratus tahun. Lihatlah makanan dan minumanmu yang belum berubah, tetapi lihatlah keledaimu (yang telah menjadi tulang belulang). Dan agar Kami jadikan engkau tanda kekuasaan Kami bagi manusia…” (QS Al Baqarah: 259)

Pemahaman teologis yang menyimpang dari golongan yahudi inilah yang melahirkan ide negara Israel Raya yang meliputi seluruh Timur Tengah. Inilah musuh utama umat Islam dari dulu, sekarang sampai menjelang kiamat. Proses inilah yang dalam salah satu bab buku saya, kuberi judul Deislamisasi.

ZIONISME DALAM BENTUK DEISLAMISASI

Deislamisasi adalah gerakan zionisme internasional yang bertujuan, terbentuknya negara Israel Raya yang minimal meliputi Timur Tengah. Namun, negara Israil Raya tersebut mengendalikan seluruh proses pendidikan, politik, dan ekonomi global.

Zionis dalam mencamai tujuan tersebut maka target mereka, hancurnya umat Islam di seluruh dunia.

Zionis dalam mencapai tujuan dan targetnya menggunakan strategi, taktik, program, dan kegiatan yang komprehensif meliputi: Deislamisasi Konsepsional, Deislamisasi operasional, dan Deislamisasi Personil (bersambung) (Depok, 1 April 2026).