Islam Itu Indah  (5)

February 3, 2026

ISLAM ITU INDAH  (5)

Abdullah Hehamahua

 

Islam itu indah.!!! Sebab, untuk mengaplikasikan rukun Islam kedua, shalat, sekalipun lima kali sehari, tapi tidak birokratis. Ini karena, baik di masjid, mushalla, rumah, dalam pesawat terbang, kapal laut, kereta api, dan mobil, bisa shalat. Bahkan, lapangan, pekarangan rumah, maupun jalan raya, dapat dijadikan tempat shalat. Nabi Muhammad SAW dalam konteks ini bersabda: “Telah dijadikan untukku bumi sebagai masjid dan sarana penyucian diri.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Fasilitas dari Allah SWT

Indahnya Islam dapat dilihat dari keringanan yang diberikan Allah SWT terhadap shalatnya muslim/Muslimah. Umat Islam memeroleh fasilitas dari Allah SWT mengenai pelaksanaan shalat, antara lain:

 

  1. Musafir dapat menegakkan shalat secara jamak qasar, yakni: shalat dzuhur dan ashar digabung dalam satu waktu, baik pada saat dzuhur maupun ashar. Bahkan, masing masing bisa   diperpendek dari 4 menjadi 2 rakaat. Maknanya, kita bisa melakukan shalat dzuhur 2 rakaat dan ashar dua rakaat, dilaksanakan pada waktu dzuhur atau ashar. Begitu pula halnya dengan maghrib dan isyak dapat digabung pada waktu maghrib atau isyak. Namun, maghrib tetap 3 rakaat sedangkan isyak cukup 2 rakaat.

 

  1. Muslim/muslimah yang sakit atau ada gangguan pisik lainnya sehingga tidak bisa shalat berdiri maka, shalatnya bisa dilakukan dengan duduk. Bahkan, dalam keadaan tertentu, bisa shalat sambil berbaring.

 

  1. Muslim/muslimah yang ketika mau shalat, tidak menemukan air, maka mereka bisa bertayamum. Konsekuensi logisnya, mereka dapat menggunakan debu yang bersih di tempat mereka berada. Namun, bagi tayamum, cukup menyapu muka dan kedua tangan, mulai dari jari jemari sampai siku. Bahkan, bagi pesakit yang tidak boleh terkena air, dapat pula bertayamum ketika mau shalat.

 

  1. Muslim/muslimah yang berada di dalam pesawat, kapal laut atau kereta api, kiblatnya bisa mengikuti arah di mana kendaraan tersebut bergerak.

 

  1. Muslimah yang sedang haid atau nifas, dibebaskan dari kewajiban shalat sampai betul-betul terbebas dari kedua hal tersebut.

Kesimpuĺannya, indahnya Islam itu karena setiap muslim/muslimah diberikan kemudahan atau keringanan ketika menegakkan shalat, baik sebagai musafir, orang sakit maupun ketika tidak ditemukan air (Depok, 2 Februari 2026)