Islam Itu Indah(14)

February 15, 2026

ISLAM ITU INDAH (14)

Abdullah Hehamahua

 

Islam itu indah.!!! Sebab, fakir miskin dapat menyamai orang kaya dalam beribadah dan beramal saleh. Padahal, sebagian sahabat yang miskin, mengeluh ke Rasulullah SAW bahwa, mereka tidak bisa beramal seperti orang kaya.

 

Berzikir dan Ikhlas Beribadah

Orang kaya bisa berzakat, berinfak, bersedekah, bahkan mampu mewakafkan sebagian hartanya untuk kepentingan masyarakat. Shalat, shaum, haji, umrah, dan dzikir pun dilakukan mereka. Konsekwensi logisnya, fakir miskin tidak bisa menyamai ibadahnya orang kaya. Namun, Rasulullah SAW lalu menasihati mereka melalui riwayat-riwayat berikut:

 

“Sebagian sahabat Rasul pernah bertanya kepada Nabi SAW, ‘Wahai Rasulullah, orang-orang kaya pergi dengan pahala yang banyak. Mereka shalat seperti kami shalat, mereka juga puasa sebagaimana kami puasa, mereka juga bersedekah dengan kelebihan harta mereka (sementara kami tidak bisa melakukannya). Rasulullah berkata, ‘Bukankah Allah telah menjadikan bagi kalian jalan untuk bersedekah? Sesunggunya setiap tasbih adalah sedekah, setiap takbir sedekah, setiap tahmid sedekah, setiap tahlil sedekah, setiap amar makruf nahi munkar juga sedekah, bahkan kemaluan kalian sedekah.’ Sahabat bertanya, ‘Apakah berpahala bila kami menyalurkan syahwat?’ Rasulullah menjawab, ‘Bagaimana pendapat kalian bila hal itu disalurkan pada jalan yang haram, bukankah berdosa? Demikian pula bila disalurkan pada jalan halal, maka akan mendapatkan pahala,’” (HR. Muslim)

 

Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Satu dirham dapat mengungguli seratus ribu dirham“. Lalu ada yang bertanya, “Bagaimana itu bisa terjadi wahai Rasulullah?” Beliau jelaskan, “Ada seorang yang memiliki dua dirham lalu mengambil satu dirham untuk disedekahkan. Ada pula seseorang memiliki harta yang banyak sekali, lalu dia mengambil dari kantongnya seratus ribu dirham untuk disedekahkan.” (HR. An Nasai).

 

Rasulullah bersabda: “Maukah kuberitahu pada kalian siapakah ahli surga itu? Mereka itu adalah setiap orang yang lemah dan dianggap lemah oleh para manusia, tetapi jika dia bersumpah atas nama Allah, pastilah Allah mengabulkan apa yang disumpahkannya. Maukah kuberitahu pada kalian siapakah ahli neraka itu? Mereka itu adalah setiap orang yang keras, kikir dan gemar mengumpulkan harta lagi sombong.” (HR. Bukhari).

 

Orang Miskin Lebih Dulu Masuk Surga

Para sahabat, khususnya mantan hamba sahaya dan mereka yang miskin, sedih karena tidak bisa mengalahkan ibadah dan amalan orang kaya. Namun, Rasulullah SAW bersabda: “Orang beriman yang miskin akan masuk surga sebelum orang-orang kaya yaitu lebih dulu setengah hari yang sama dengan 500 tahun.” (HR. Ibnu Majah).

“Kalian hanyalah mendapat pertolongan dan rezeki dengan sebab adanya orang-orang lemah dari kalangan kalian” (HR. Bukhari).

 

Simpulannya, Islam itu indah.!!! Sebab, orang miskin yang ikhlas dalam beribadah, lebih dulu masuk surga lima ratus tahun dari orang iman yang kaya. Olehnya, marilah kita berislam secara indah dengan mengikhlaskan diri dalam beribadah sebagaimana amalan Rasulullah SAW dan para sahabat yang istiqamah (Depok, 11 Februaruari 2026)