Islam Itu Indah (2)

January 30, 2026

ISLAM ITU INDAH (2)

Abdullah Hehamahua

 

Perkataan Islam secara semantik berasal dari kata aslama yang berarti ketundukan, kedamaian, kesentosaan. Aplikasinya, secara vertikal, setiap muslim tunduk dan taat terhadap hukum hakam Allah SWT. Muslim, secara horizontal berinteraksi secara damai dengan sesama manusia. Bahkan, secara diagonal, setiap muslim berinteraksi secara damai dan fungsional dengan lingkungan sekitarnya. Lingkungan tersebut meliputi hewan, tumbuhan, sungai, danau, laut, dan udara.

 

Nabi Muhammad SAW dalam konteks ini mengatakan: (a) Jangan tebang pohon, kecuali diperlukan; (b) Jangan kencing di lubang-lubang tanah atau pohon (karena ada hewan di dalamnya); (c) Tidak boleh menangkap ikan dengan bom atau tuba.

Manusia ketika melanggar wasiat Nabi Muhammad tersebut, mereka diterpa musibah, berupa banjir, tanah longsor, maupun gagal panen. Allah SWT berfirman:

 

“Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia; Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).” (QS Ar Ruum: 41)

 

Senantiasa Berbuat Baik

Islam itu indah. Sebab, jika kita berniat untuk melakukan suatu kebaikan, Malaikat langsung mencatatnya sebagai satu pahala di bank akhirat. Dahsyatnya, ketika niat tersebut dilaksanakan maka investasi kita di bank akhirat, minimal 10 sampai 700 saham. Sebab, Rasulullah SAW bersabda:

Barangsiapa berniat melakukan kebaikan tetapi dia tidak (jadi) melakukannya, Allah tetap menuliskannya sebagai satu kebaikan sempurna di sisi-Nya. Jika dia berniat berbuat kebaikan kemudian mengerjakannya, Allah menulisnya di sisi-Nya sebagai sepuluh kebaikan hingga 700 kali lipat sampai kelipatan yang banyak.” (HR. Bukhari  dan Muslim).

 

Allah SWT berfirman:

“Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir benih yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki. Allah Mahaluas, Maha Mengetahui.” (QS Al Baqarah: 261).

 

Ma syaa Allaah, indahnya Islam. !!!  Investasi akhirat kita bernilai 11 sampai 700 saham, bahkan lebih, bergantung dari ketulusan hati dan kualitas amal kita.

Konsekwensi logisnya, kita bersedekah Rp 10.000 dengan ikhlas tanpa menyinggung kehormatan mustahik, lebih bernilai dibanding sejuta rupiah dengan tujuan dipuji orang. Itulah sebabnya perempuan pelacur masuk surga karena memberi minum seekor anjing yang kehausan.

 

“Seorang wanita pezina diampuni dosanya. Dia melewati seekor anjing yang menjulurkan lidahnya di sisi sumur, anjing itu hampir mati kehausan. Maka wanita itu melepas sepatunya (lalu mengambil air dengannya), kemudian dia memberi minum anjing tersebut. Maka dia diampuni dosanya karena perbuatannya itu.” (HR Bukhari dan Muslim).

 

Simpulannya, berniat baiklah setiap saat. Sebab, kita sudah dapat satu saham di bank akhirat. Namun, jika dilaksanakan niat baik tersebut, saham kita di bank akhirat melonjak dari sepuluh sampai 700 saham. Bahkan, lebih dari itu. Itulah indahnya Islam (Depok, 29 Januari 2026)

Beda Kekuasaan dan Kepemimpinan

Beda Kekuasaan dan Kepemimpinan Disampaikan Oleh *Yusuf Blegur* Perbedaan paling hakiki antara kekuasaan dan kepemimpinan

Islam Itu Indah (3)

ISLAM ITU INDAH (3) Abdullah Hehamahua   Islam itu indah. !!! Sebab, seseorang yang berniat